Dulu pernah diceritakan oleh senior saya. Yang namanya angkatan itu saling membantu dan saling menolong antar teman bukan saling menjatuhkan apalagi tertawa diatas penderitaan teman. Salah satu cerita favorit saya yang pernah diceritakan waktu maba (mahasiswa baru ) adalah teman yang mengganti kuliah temannya.
Jadi dulu banget (yang pasti sebelum saya masuk tc) ada senior ( kita sebut A ) yang menolong teman nya ( kita sebut B ) mengganti kuliah (bukan TA lho) TA itu apa sih (titip absen - mengisi tandatanga palsu pada daftar kehadiran). Kok mengganti temannya. Yah bener teman nya sedang kuliah praktik (KP) yang harusnya diambil saat liburan namun karena tempat kerja bergengsi dan jauh banget (lupa apakah di riau, jakarta atau kalimantan sana) jadi malah KP saat kuliah. Pihak jurusan mengetahui hal itu dan memakluminya sehingga para dosen dari jurusan sih juga memberi ijin kp yang 1 bulan tersebut.
Bagaimana dosen dari TPB ? berhubung sudah semester tua tapi masih ada matakuliah umum, mau tidak mau harus diambil mumpung sks dari teman tersebut masih ada, daripada mubazir (sia-sia). Awalnya sih A dan temanya ini udah minta ijin ke dosen TPB (yang koordinator matakuliah bersangkutan ) kalo B ini ijin KP. Tapi oleh dosen TPB memberi saran coba ditanya dulu ke dosen matakuliah yang mengurus matakuliah tersebut namun bila dari hasil rembuk sebelumnya dengan koordinator matakuliah tersebut jika ijin selama 1 bulan itu sama artinya tidak ikut 4 kali matakuliah dan otomatis tidak bisa ikut UAS dan lebih parah tidak ikut UAS berarti nilai E. Kok parah yah ?
Lalu berembuk kembali dengan temannya si A lalu menganjurkan untuk A menggantikan kuliah si B di TPB, lho kok ? iya kan dosen kelas g tau si B itu sapa ? dan si A itu siapakan ? jadi aman. Lalu tiap absen bilang saja bahwa si A itu B jadi aman kok. Terlebih matakuliah tersebut ada pada saat pelajaran kosong si A. Jadi amankan ? Si A sih percaya saja dengan idenya teman nya itu, toh ini juga demi teman. Lalu minta ijin ke B untuk digantikan selama 1 bulan itu.
Selama dikelas itu 4 pertemuan itu alhasil teman-teman yang 1 jurusan hanya bisa bingung, mengapa si A harus absen sebagai B jadi setiap dikelas Si A diledek sebagai B, dan lucunya lagi karena penilaian ini berdasarkan keaktifan jadi A tanya ajah terus kerjanya. Jadinya 1 kelas itu yang semula dari berbagai jurusan di ITS jadi tau kalo si A itu adalah B. Untung nya dosen cuman ingat nama bukan wajah (kalo tau wajah + nama itu sih serem) jadi nilai untuk si B naik terus. Lalu setelah sebulan berganti B balik dari tempat KP. Masuk sebagai B dalam kelas TPB tersebut membuat 1 kelas dari jurusan lain bingung. Lho ini si B ya? kok lain ya?
Cerita favorit saya yang biasa, tapi kapan saya bisa melakukan ini yah ? padahal sudah semester tua seperti ini.
No comments:
Post a Comment