Monday, April 4, 2011

Siti Nurbaya itu bukan nikah paksa tapi ...

terkadang orang-orang sering bilang kalo siti nurbaya itu nikah paksa padahal tidak ...
jadi kisah yang sebnrnya seperti ini sesuai novel yang diceritakan oleh guru SMP saya :

Siti nurbaya memiliki ayah – ibu ini terkenal cantik di desanya tapi sayang dia telah memiliki pacar yang bernama Samsul Bahari. Kecantikan ini tidak menggentarkan Datuk Maringgih untuk memperistrikan Siti Nurbaya sebagai istri ke 4 nya. Salah satu cara yang digunakan adalah memberi pinjaman modal usaha ke pada ayah Siti Nurbaya ini. Ayah Siti sebenarnya sudah menolak pinjaman ini namun dia segan karena Datuk Maringgih adalah orang terpandang di desa tersebut. Datuk pun terus memberi pinjaman hingga usaha dari Ayah Siti cukup besar. Usaha yang besar ini dengan mudah dihancurkan oleh Datuk Maringgih  tanpa sepengetahuan ayah Sitti dengan membakar usaha tersebut. Dalam keadaan tertimpa bencana ini Datuk Maringgih malah meminta modal tersebut balik tentu saja ini tidak bisa disanggupi oleh ayah Sitti. Datuk Maringgih pun meminta ayah Siti Nurbaya untuk menikah anaknya dengan dirinya. Tentu ini tidak direstui oleh sang Ayah. Namun hal ini dan masalah yang dihadapin oleh ayahnya diketahui oleh Siti Nurbaya sehingga Siti pun bersedia menikah Datuk Maringgih karena tidak ingin jadi beban orang tuanya dan ini berbakti

Nah dari point diatas kenapa bisa diketahui bahwa Siti bersedia menikah Datuk Maringgih ?
1. Samsul Bahari tidak bisa mengajak Siti Nurbaya untuk kawin lari
2. Dari point pertama siti nurbaya mengatakan kepada samsul bahari bahwa dia bersedia menikah dengan datuk maringgih karena dia tidak ingin membebankan orang tuanya dengan tidak kawin dengan datuk maringih
3. Jika Samsul Bahari ingin meminang maka Siti Nurbaya harus lebih tersohor dari pada Datuk Maringgih
Mendengar permintaan Siti seperti itu maka Samsul pun pergi meninggalkan Minangkabau dan pergi ke Batavia agar ia bisa tersohor. Setelah beberapa tahun terjadi perang dengan penjajah Belanda di Minangkabau sehingga Datuk Maringgih pun mengangkat senjata dan berperang dengan Belanda. Pihak Belanda memiliki letnan yang hebat bernama letnan Mas yang ternyata  adalah Samsul Bahari yang telah sukses di militer Batavia. Perang pun tak terhindarkan sehingga Datuk Maringgih dan Letnan Mas tewas. Siti pun bunuh diri untuk ikut menemui Samsul Bahari. Maka novel ini juga disebut Kasih Tak Sampai karena cintanya Siti dan Samsul tidak bertemu. Hasil dari perang ini adalah Datuk Maringgih diangkat sebagai pahlawan

dari point diatas kita tahu bahwa siti tidaklah kawin paksa namun bersedia menikah dengan datuk maringgih. Mulai saat ini mari kita tidak mengatakan bahwa siti tidaklah kawin paksa agak tidak terjadi pergeseran nilai-nilai kebenaran :)

5 comments:

Anonymous said...

wah baru tahu aku.. sumber ceritanya dari mana kak?

IB Teguh Teja said...

@pakcom : sebnrnya cerita ini diceritain ama guruku waktu smp sih. lalu aku cross check ama novelnya.

yah salah kaprah ini sih gara2 lagu dewa yang judulnya siti nurbaya jadi dibayangin kalo siti itu nikah paksa
:)

makasi telah ikut komen yah :)

Anonymous said...

berarti judulnya "SITI NURBAYA MENIKAH BUAT BAYAR HUTANG"..waaah lbih gk pantes lg kayaknya judul itu..bikin org tambah marah sama datuk maringgih aj..klu aku ada dijaman itu,aq santet si datuk maringgih sampe mati..

Din @Berjaya Massage centre Brickfields . 0168928159 said...

Bukan kawin paksa.

Tapi kawin terpaksa.

IB Teguh Teja said...

@mdharis filman : yes benar pak. menikah terpaksa